PT. EKSOTIKA INDONESIA INVESTA - Office: (0274) 2810683    0853-2919-6777      0878-3719-6777

Karakteristik Wisata Lansia (Lanjut Usia), Ketahui Kebutuhannya

Usia hanyalah angka. Ketika seseorang memiliki usia di atas 5o tahun maka disebut lanjut usia. Di usia tersebut seseorang akan ada beberapa aktivitas yang berkurang atau bahkan sama sekali tidak dilakukan lagi. Namun, lansia juga memiliki hak yang sama dalam berekreasi. Mereka juga membutuhkan sarana hiburan yang bisa merefresh pikiran. Hanya saja, tour dengan peserta lansia memiliki karakteristik berbeda dengan tour kaum muda. Wisata lansia memiliki persiapan-persiapan dan penyesuaian dengan umur. Sedikit bercerita tentang pengalaman kami menghandle wisata lanjut usia. Berikut karakteristiknya:

14 Karakteristik Wisata Lansia

1. Tidak Menghendaki Destinasi Ekstrem

Hampir semua peserta wisata yang berusia lanjut memiliki keinginan bisa melakukan perjalanan wisata jauh, tidak capek tapi bahagia. Walau sudah jauh-jauh pergi ke luar kota tapi harus tetap menjaga kondisi dan kesehatannya. Destinasi wisata yang dipilih biasanya tidak mau yang ekstrim seperti wisata bukit yang harus naik tangga tinggi dan bahkan tracking.Bahkan wisata ke pantai juga biasanya tidak dipilih karena cuaca dan angin yang tidak cocok bagi mereka. Apalagi wisata susur goa dan wisata olahraga seperti rafting, atau wisata dengan naik kapal, itu sangat tidak dianjurkan untuk direkomendasikan kepada mereka. Pilihan bapak ibu lansia biasanya adalah tempat dengan kenangan masa muda mereka. Seperti halnya museum bernuansa sejarah dan budaya, bangunan lama, gedung / istana negara atau kerajaan, atau wisata taman di alam yang sejuk.

 

2. Kunjungan Di Destinasi Cenderung Santai (tidak padat)

Dalam sehari jika normalnya wisata group mereka bisa mengunjungi 3 obyek wisata sedari pagi hingga malam. Akan tetapi hal ini akan berbeda jika yang melakukan perjalanan wisata adalah bapak ibu lanjut usia. Jumlah pilihan obyek wisatanya relatif lebih sedikit, karena mobilitas mereka untuk mengeksplorasi tempat wisata akan memakan waktu yang agak lama dibanding yang muda. Dan mereka cenderung ingin menikmati sebuah tempat wisata dengan duduk manis di tempat yang teduh atau menggunakan fasilitas kursi di destinasi wisata yang sedang dikunjungi.

 

3. Akses Destinasi Wisata yang Mudah

Untuk mencapai inti sebuah destinasi biasanya mereka tidak mau terlalu capek berjalan. Jadi harus dipilihkan tempat wisata yang relatif aksesnya sederhana dan mudah dijangkau. Yang harus diperhitungkan terutama jarak antara mobil/bus yang digunakan untuk menuju destinasi inti. Begitu juga dipertimbangkan penggunaan shuttle / mobil kecil di obyek wisata. Harus diinformasikan jauh-jauh hari, sehingga tidak kaget. Apalagi mengingat jika mobil shuttle yang digunakan adalah mobil kecil atua bahkan mobil bukaan atau pick up.Contohnya dalam paket wisata Jogja adalah akses menuju Goa pindul pasti menggunakan mobil terbuka seperti pick up tersebut.

 

4. Membawa Obat Pribadi & Alat khusus

Keterbatasan kekuatan fisik atau faktor kesehatan lainnya adalah alasan utama mereka membawa perlatan pribadi untuk tetap nyaman selama perjalanan. Ada beberapa bapak ibu peserta trip yang harus menggunakan tongkat multi fungsi. Tongkat ini kalau berjalan dilipat jadi tongkat, dan kalau capek bisa membuka lipatan lalu bisa diduduki sebagai kursi. Bahkan ada yang harus secara khusus memakai kursi roda, tentu didampingi keluarganya atau juga rekan sesama peserta tour tersebut. Tidak lupa juga persiapan obat khusus. Usia lanjut usia biasanya sudah terindentifikasi suatu penyakit, oleh karenaya harus dihimbau untuk membawa obat-obatan yang bersifat pribadi.

(more…)

 
© Jogjakartour.com I Tour and Travel Terbaik Jogja