Menyantap kuliner, selain sebagai sebuah kebutuhan memenuhi kebutuhan primer juga untuk membeli pengalaman. Menikmati asiknya makan kuliner tertentu sama saja dengan investasi pengalaman. Petualangan rasa dan lidah juga menjadi semacam kesenangan tersendiri ketika kita sudah mencoba apa yang menjadi penasaran.
Jogja sebagai kota wisata dan kota mahasiswa akhirnya juga berkembang menjadi kota wisata kuliner. Jelas untuk memenuh i beragamnya pendatang dari sisi mahasiswa, pelajar hingga yang datang ke Jogja. Untuk berwisata tentunya, juga diperlukan fasilitas makan dan berwisata kuliner.
Wisata kuliner sama dengan jenis wisata lainnya yakni berupa menikmati sesuatu yang baru dan berbeda. Sesuatu yang tidak dapat ditemukan di daerah asal kita. Sesuatu ini dikembangkan dan diceritakan hingga menjadi hal yang unik dan penasaran. Menikmati wisata kuliner di daerah tujuan wisata menjadi pengalaman tersendiri yang bisa diceritakan ke orang lain.
Wisata kuliner Jogja bisa menjadi bagian dari paket wisata Jogja yang bisa dinikmati oleh wisatawan. Wisata kuliner juga berjumlah ratusan dan pasti tidak cukup waktu untuk mencoba semuanya ketika kita di Jogja. Pilih saja yang paling rekomended dan yang paling bikin penasaran untuk kita coba nanti.
Kuliner Jogja yang berbagai macam tadi bisa kita pilih sebagian untuk dicoba. Belum lama kita mengenal istilah tengkleng Gajah. Tengkleng yang berasal dari tulang kambing dengan irisan yang besar dan mantap. Memanjakan para pecinta tengkleng dan olahan kambing. Tidak jauh dari tengkleng gajah kini muncul lagi makanan yang serupa yaitu Tengkleng Hohah. Walaupun serupa namun banyak hal yang membedakan nikmatnya Tengkleng Hohah.
Apa itu Tengkleng Hohah?
Tengkleng Hohah merupakan daya tarik kuliner yang baru berasal dari tengkleng kambing khas Jogja. Nama Hohah sendiri muncul guna menunjukkan cita rasa pedas atau super pedas yang ditawarkan pada sajian tengkleng atau olehan menu kambing yang lainnya. Penyajian Tengkleng Hohah menggunakan mangkuk besar dengan porsi jumbo. Kuah tengkleng yang bening dan menawan terlihat memenuhi isi mangkuk. Cita rasa yang ditawarkan Tengkleng Hohah cukup mendominasi yaitu rasa gurih sedikit asin, bercampur dengan rasa pedas yang cukup membuat lidah menggelit – gelit. Daging kambing yang menempel pada dinding tulang cukup empuk dengan kadar keempukan yang setara. Selain itu bumbunya cukup meresap sampai ke dalam daging dan tulang.

