Wisata dan kekinian atau sesuatu yang sedang hits dan up to date akan semakin diburu. Maka, sudah sering kita dengar istilah wisata kekinian dan wisata hits. Munculnya wisata kekinian ini untuk memenuhi rasa haus wisatawan yang ingin sesuatu yang baru dalam wisata. Sesuatu yang baru dan unik tentu akan menjadi perhatian.
Begitupun dalam konsep wisata, jika ada yang baru atau daya tarik wisata baru misalnya,orang akan berbondong datang. Selain memenuhi rasa ingin tahu, agenda wisata juga bisa melepas rasa penat sehari-hari. Seperti halnya di Jogja dalam paket wisata Jogja saat ini dengan lima tahun lalu tentu sudah berbeda. Sudah ada pembaharuan berkait destinasi wisata tertentu. Maupun juga sudah ada hal yang kekinian yang ditampilkan dalam banyak paket wisata saat ini.
Wisata Jogja-Solo
Kota Jogja yang sangat dekat dengan Solo seringkali dijadikan satu agenda dalam rangkaian perjalanan. Umumnya jika waktu cukup singkat, wisatawan hanya akan mengambil paket wisata Jogja- Solo saja. Akan tetapi jika waktu wisata cenderung lebih lama, Jogja –Solo Semarang bisa menjadi akternatif paket wisata yang diambil. Ketiga destinasi tersebut sering diambil istilahnya adalah paket wisata Joglosemar.
Jika sudah mengambil paket wisata Joglosemar, ada baiknya memilih destinasi kekinian di masing-masing daerah wisata. Solo, sebagai kota kecil yang dekat dengan Jogja juga memiliki destinasi yang baru dan cocok untuk wisata keluarga. Transformer Park, adalah destinasi yang instagrammable dan cocok untuk dikunjungi semua kalangan.
Kalian pastinya pernah dong mendengar sebuah sungai di kota Solo. Yupss benar sekali sungai itu bernama Sungai Bengawan Solo. Sungai yang cukup besar di kota Solo. Karena dirasa kota ini memiliki potensi sumber daya air maka dibangunlah sungai tersebut. Jadi begitulah singkat cerita mengenai Sungai Bengawan Solo. Sungai tersebut dibangun dengan bantuan alat – alat berat seperti truck Dump dan sebagainya. Karena pembangunannya berjalan sangat lama maka dikemudian hari peralatan berat tersebut tidak lagi digunakan untuk pembangunan selanjutnya karena dirasa sudah berumur sangat tua sehingga membahayakan apabila digunakan. Lalu sekarang peralatan – peralatan tersebut dimana? Untuk lebih jelasnya yuk kita baca artikel yang satu ini.













































