PT. EKSOTIKA INDONESIA INVESTA - Office: (0274) 2810683    0853-2919-6777      0878-3719-6777

Tips Memilih Paket Study Tour, Agar Tepat Sasaran untuk Siswa

Paket wisata Study Tour adalah jenis wisata yang banyak dicari oleh pihak sekolah untuk menjadi agenda rutin per tahunnya. Hampir semua sekolah di Indonesia untuk jenjang mulai dari Menengah Pertama, mereka mempunyai agenda wisata edukasi. Umumnya, kegiatan wisata dilakukan di tingkat Dua seperti kelas VIII atau kelas XI bagi Sekolah Menengah Atas. Jogja, sebagai sebuah destinasi wisata yang memiliki potensi edukasi seringkali menjadi daerah tujuan wisata untuk pelajar. Sehingga banyak paket wisata Study Tour Jogja yang akhirnya menjadi program kunjungan untuk beberapa sekolah menengah di Indonesia. Nah, bagi perwakilan sekolah entah bidang Humas, Kesiswaan atau Siswa itu sendiri, harus jeli memilih paket wisata edukasi yang akan diikuti. Beberapa pertimbangan dan panduan memilih paket wisata study tour Jogja akan memudahkan mereka mendapat paket wisata yang tepat. Ada 10 Tips berikut yang bisa dijadikan pertimbangan untuk mempersiapkan wisata mu ke Jogja bersama pihak sekolah nanti.

10 Tips Memilih Paket Study Tour yang Baik

1. Pilih Destinasi Wisata yang Memiliki Unsur Edukasi Dan Mata Pelajaran Sekolah

Wisata yang bisa menjadi tujuan utama tentu destinasi wisata yang mengandung unsur pendidikan. Pemilihan obyek wisata tidak hanya jenis wisata yang memberikan nuansa hiburan semata. Akan tetapi, setidaknya beberapa destinasi dihubungkan dengan mata pelajaran tertentu yang dipelajari di sekolah. Seperti halnya wisata sejarah Candi Borobudur dan wisata Budaya bisa memberikan pemahaman tambahan melalui penjelasan pemandu wisata. Ini berkaitan dengan mata pelajar ilmu sejarah dan sosial yang dipelajari di sekolah. Kemudian Jogja juga memiliki destinasi wisata yang mengandung unsur geografi seperti halnya Tebing Breksi dan Gunung Api Purba Nglenggeran sebagai bagian dari proses alam di masa lampau.

 

2. Request Guide Yang Cocok Untuk Pelajar

Guide atau pemandu wisata harus memiliki skill dalam menangani wisatawan. Pemandu wisata diwajibkan memiliki sifat yang ramah dan murah senyum untuk para peserta trip. Pemandu wisata inilah yang akan menemani kalian selama tour berlangsung dan memberikan penjelasan atau bercerita tentang kota yang akan kalian kunjungi. Tidak hanya memberikan informasi tetapi guide juga akan memberikan pertolongan selama perjalanan berlangsung. Pilihlah pemandu wisata yang sudah tersertifikasi atau berizin resmi dan mengetahui tentang psikologi remaja atau peserta wisata usia sekolah. Agar pelajar merasa aman, nyaman dan senang selama mengikuti kegiatan wisata.

 

3. Tambahkan Destinasi Industri Atau Kampus

Pilihan destinasi wisata mengunjungi obyek wisata alam, sejarah, museum dan sejenisnya tentu sudah mengandung unsur edukasi. Akan tetapi lebih baiknya lagi jika waktu yang ada masih tersedia, bisa ditambahkan kunjungan ke kampus. Jogja memiliki banyak kampus berkualitas yang bisa menjadi pertimbangan siswa untuk kelak melanjutkan pendidikan. Jika tidak, industri yang ada di Jogja juga bisa dijadikan acuan kunjungan wisata. Khususnya untuk mereka yang berasal dari Sekolah Menengah Kejuruan atau SMK.

4. Tentukan Itinerary Yang Sesuai

Berwisatanya pelajar tentu akan sedikit berbeda dengan jenis wisatanya orang kebanyakan. Pelajar, walau sudah memasuki tingkat menengah atas, juga masih merupakan anak-anak yang membutuhkan panduan dan bimbingan. Sehingga dalam hal berwisata, pilihkan destinasi yang sesuai untuk mereka. Jumlah wisata dalam satu hari juga jangan terlampau penuh sehingga masih ada waktu untuk istirahat. Anak-anak dan segala usia sangat senang mengunjungi Malioboro. Maka, pastikan Malioboro menjadi daftar kunjungan dalam paket wisata study trip Jogja nanti.

 

5. Pilih Fasilitas Transportasi yang Nyaman

Transportasi merupakan hal utama dalam perjalanan Anda apalagi ketika wisatanya masuk kedalam wisata group. Paket wisata study trip juga akan diikuti dengan jumlah peserta yang sangat banyak. Biasanya dalam satu angkatan kelas yakni sekitar 120 hingga 200 siswa. Maka, pemilihan jenis big bus lebih direkomendasikan dibandingkan bus jenis micro yang lebih keci. Selain transportasinya yang nyaman, harus juga dalam bus tersebut terdapat fasilitas hiburan seperti Led TV, DVD Player, Wi – Fi, stop kontak, bagasi, dan AC.

 

6. Akomodasi yang Relatif Murah Dan Terjangkau

Akomodasi atau penginapan ini digunakan untuk tour yang dilakukan sedikitnya dua hari dan perlu menginap. Dengan harga yang tidak terlalu mahal akan meminimalis pengeluaran biaya selama berwisata. Untuk pelajar sebaiknya mencari penginapan yang tidak terlalu mahal tetapi memiliki fasilitas yang memadahi. Biasanya untuk Paket Study Tour Jogja akan dicarikan penginapan dengan bintang satu atau bintang dua dengan harga yang standar relatif murah. Hal ini tentunya sangat berbeda dengan paket wisata outing kantor dari perusahaan yang pasti menghendaki akomodasi yang kelas bintang 3 atau 4.

 

7. Pertimbangkan Fasilitas Fotographer Untuk Dokumentasi Wisata

Gunakan Paket Wisata Study Tour yang dilengkapi dengan dokumentasi atau   agar wisata terdokumentasikan sehingga kenangannya dapat selalu diingat. Wisata  akan lebih berkesan dengan adanya tambahan dokumentasi satu ini. Fotographer akan mendokumentasikan agenda wisata edukasi dan sejenisnya sehingga hasil dari foto ini bisa dimanfaatkan pihak sekolah. Untuk materi promosi sekolah atau sekedar dokumentasi kenangan agenda sekolah yang tersimpan rapi.

 

8. Tambahkan Destinasi Industri Atau Kampus

Pilihan destinasi wisata mengunjungi obyek wisata alam, sejarah, museum dan sejenisnya tentu sudah mengandung unsur edukasi. Akan tetapi lebih baiknya lagi jika waktu yang ada masih tersedia, bisa ditambahkan kunjungan ke kampus. Jogja memiliki banyak kampus berkualitas yang bisa menjadi pertimbangan siswa untuk kelak melanjutkan pendidikan. Jika tidak, industri yang ada di Jogja juga bisa dijadikan acuan kunjungan wisata. Khususnya untuk mereka yang berasal dari Sekolah Menengah Kejuruan atau SMK.

 

9. Meals Box Bisa Menjadi Solusi Mengelola Budget Wisata

 Makan siang dan makan malam juga menjadi perhatian tersendiri dalam penyelenggaraan sebuah paket wisata. Biasanya, pemilihan tempat makan atau restoran akan dipengaruhi oleh anggaran yang dimiliki pihak client. Akan sangat berbeda, anggaran yang tersedia dari pihak perusahaan dengan pihak sekolah. Paket wisata Corporate Gathering biasa mematok harga tinggi untuk makan siang dan makan malamnya. Akan  tetapi, jika jenis wisatanya adalah wisata pelajar semacam ini maka makan dengan nasi box tidak menjadi soal. Hal ini bisa menjadi solusi untuk menghemat dan mengelola budget anggaran yang tipis. Asalkan tidak semua waktu makan dengan makan nasi box ya, tentu ada beberapa waktu makan yang dipilihkan di resto atau tempat makan.

 

10. Lembar Pertanyaan untuk Siswa

Dikarenakan study tour bukan hanya rekreasi saja tetapi merupakan ajang untuk menggali ilmu dari luar sekolah, jadi akan terasa hambar rasanya tanpa adanya sisi pengetahuan di dalamnya. Berikan lembar pertanyaan seputar objek wisata yang dikunjungi untuk para peserta. Agar tour akan tetap terarah pada tujuan dari kegiatan study tour. Lembar ini akan menjadi evaluasi pihak sekolah dalam penyelenggaraan paket wisata study tour yang sudah berjalan.

 

10. Pilih Travel Agent Yang Berpengalaman

Akan lebih nyaman dan efektif jika pengelolaan paket wisata study tour ini dijalankan dengan menggandeng travel agent. Pilihlah travel agent terbaik di Jogja yang akan mengelola paket wisata edukasi dari sekolahmu. Agent yang sudah pengalaman akan bisa mengelola kebutuhan-kebutuhan teknis wisata yang kadang di luar rencana. Selain itu, kualitas dan kenyamanan juga akan diberikan oleh travel agent profesional. Selamat berwisata study trip di Jogjakarta.

 
© Jogjakartour.com I Tour and Travel Terbaik Jogja