PT. EKSOTIKA INDONESIA INVESTA - Office: (0274) 2810683    0853-2919-6777      0878-3719-6777

Studio Alam Gamplong, Wisata Konsep Mini Hollywood khas Abad ke-16

studio alam jogjaDesa Wisata Gamplong, adalah kawasan seni kerajinan yang berada di wilayah Gamplong, Sumberrahayu Sleman Jogjakarta. Desa ini masih sangat asri khas perkampungan yang sejuk dengan potensi kerajinan tenun yang diproses secara tradisional. Alat Tenun Bukan Mesin masih digunakan di Desa Wisata yang sekarang ini terkenal dengan destinasi baru di dalamnya yakni Studio Alam Gamplong. Studio Alam Gamplong yang ada, dibangun oleh Mooryati Sudibyo dan sutradara terkenal Hanung Bramntyo. Studio Alam ini awalnya dibangun untuk mensupport kebutuhan syuting Film Sultan Agung The Untold Story di Jogjakarta.

Suasana yang dibangun dan dikonsep di studio alam ini berlatar suasana di abad ke 16 yang begitu klasik dan dibuat mirip dengan kraton Kartosuro. Lokasi studio alam Gamplong ini terletak 16 km ke arah barat dari kota Jogjakarta atau titik nol kilometer Jogja. Sehingga benar-benar berada di area yang kental dengan persawahan menghijau di sepanjang area menuju lokasi. Pastikan mengunjungi lokasi ini dengan kendaraan pribadi, sebab lokasi ini belum terakses oleh kendaraan umum seperti bus dan sejenisnya. Jika kita ingin merasakan nuansa wisata di Jogja yang  berbeda dengan konsep klasik tetapi dikemas kekinian dan instagrammable ya datang saja ke Gamplong.

studio alam gamplong

Mengenal Lebih Jauh Tentang Gamplong Desa Wisata Gamplong

Desa Wisata Gamplong memang menjadi kawasan wisata sejak diresmikan nya tempat ini sebagai daerah kerajinan tenun tradisional. Bahkan, kerajinan tenun ada di desa ini sejak tahun 1950 hingga sekarang ini. Produk yang cukup laris di pasaran dan banyak diminati adalah stagen wanita yang ditentun dengan ATBK (Alat Tenun Bukan Mesin). Kerajinan lainnya yang juga diproduksi di Desa Wisata Gamplong ini adalah kerajinan Anyaman. Bahkan, berbekal bahan-bahan alamnya, warga berhasil memanfaatkan enceng gondok, serat alam, lidi kelapa, mendong, akar wangi untuk kerajinan tas, dompet, tikar dan sebagainya.

Kerajinan ini seperti sudah mendarah daging bagi warga Gamplong, karena sudah turun temurun diwariskan oleh generasi sebelumnya. Karena kualitasnya, tidak hanya pembeli dari lokal Indonesia saja yang tertarik dengan beberapa kerajinan di Gemplong ini. Beberapa di antaranya bahkan sudah diekspor ke Mancanegara. Apabila tertarik mengambil paket wisata kerajinan, kita bisa mengikuti workshop kerajinan yang disediakan di sana. Selain itu, terdapat gallery seni dan kerajinan yang sewaktu-waktu bisa kita nikmati sembari berwisata di Desa Wisata Gamplong.

Mengapa Disebut Dengan Mini Hollywood nya Jogja?

Studio Alam Jogja Garapan Sutradara berbakat Hanung Bramantyo dan Pebisnis Kecantikan Mooryati Soedibyo ini membuat kita seolah terbawa ke suasana di abad ke 16. Kawasan Studio Alam ini dibangun di lahan seluas 2,7 hektar milik warga Sumberrahayu Sleman. Dibangun dengan dukungan Dapur Film milik Hanung Bramantyo dan dukungan Pemerintah DIY, membuat proses pembangunan kawasan edukasi ini berjalan lancar. Kawasan ini berisi replika Kraton Mataram dan nuansa jaman penjajahan Belanda tempo dulu. Seperti Benteng Batavia dan Pendopo Ageng Kraton Karta. Karena nuansa studio alam yang lengkap inilah seolah benar-benar seperti bangunan Mataram Lama, maka banyak orang menyebut Gamplong sebagai Mini Hollywood.

Studio Alam Gamplong Tujuan Wisata Edukasi Jogja

Studio Alam Gamplong ini memiliki spot-spot foto yang menarik dan instagrammable sehingga harus dikunjungi oleh para traveller. Destinasi ini ke depan akan dijadikan sebagai daerah tujuan wisata edukasi atau pendidikan. Berlatar sejarah dan bangunan abad ke 16, membuat pengunjung belajar tentang sejarah masa lampau sebelum kemerdekaan Indonesia. Belajar tentang khasanah Budaya bisa dilakukan di Studio Alam ini sebab, kawasan ini memiliki beberapa venue dan bangunan seperti Kampung Belanda lengkap dengan Benteng VOC nya, kampung Pecinan, area sungai Ciliwung dengan jembatan besi di atasnya serta kawasan rel kereta dan stasiun tempo dulu. Tidak ketinggalan dan yang paling menarik adalah Gerbang Batavia beserta dengan Pendopo Kraton Mataramnya.

 

 Syuting Film Bumi Manusia Menyusul Film Sultan Agung Di Gamplong

Studio Alam Gamplong ini, dibuat atas dukungan MSC (Mooryati Soedibyo Cinema )dan sutradara Hanung Bramantyo. Karena kebutuhan nya akan setting tempat abad ke 16, maka dibangunlah kawasan Kerajaan Mataram Jawa di Masa Lampau. Setelah ini pihak managemen berencana untuk menyerahkan pengelolaan Kawasan Studio Alam Gamplong ini untuk masyarakat. Diharapkan, agar bisa menambah jumlah kunjungan wisatawan dan menaikkan pendapatan masyarakatnya. Setelah syuting film Sultan Agung ini, saat ini kawasan Gamplong sedang disiapkan untuk syuting film berikutnya. Dibintangi oleh Iqbal Ramadhan, Film Bumi Manusia menggunakan Lattar tempat Studio Alam Gamplong nantinya.

Akhirnya, sebuah konsep destinasi wisata yang berbeda hadir di Jogjakarta untuk menambah khasanah tujuan wisata bertema edukasi. Tempat ini menawarkan konsep yang kembali kepada alam dan budaya lokal untuk memaksimalkan potensi. Seperti halnya berbagai kerajinan yang terus dikembangkan dan bertahan hingga sekarang. Destinasi wisata ini mampu melengkapi dan menambah daerah kunjungan dalam Paket Wisata Jogja. Family Gathering juga cocok untuk mengeksplorasi lahan seluas 2,7 hektar ini dalam kesempatan wisata ke Jogja. Let Welcome to Gamplong Village..

 
© Jogjakartour.com I Tour and Travel Terbaik Jogja