PT. EKSOTIKA INDONESIA INVESTA - TOUR ORGANIZER     (0274) 2810683        jogjakartour@gmail.com              0853-2919-6777        0878-3719-6777

Transportasi Tradisional Jogja yang Tetap Eksis Menemani Wisatawan

transportasi tradisional jogjaBerbicara mengenai mode transportasi tradisional jogja,  ingat-ingat salah satu lagu anak-anak berikut ini.  Coba kalau masih inget baca sambil nyanyi ya:

“Saya duduk sendiri..sambil mengangkat kaki…

Kulihat dengan Asyik..ke kanan dan ke kiri…

Lihat Becak ku lari..bagaikan tak berhenti…

Becak…becak…jalan hati-hati……”

Nah, ada yang tahu dan masih inget dengan lagu masa kecil tersebut?. Lagu ini mengingatkan kita kembali pengalaman sewaktu kecil ketika menaiki becak. Dan bisa saja saat ini kita kembali ingin mengulang pengalaman yang sama. Bagaimana ya rasanya naik becak ketika sudah dewasa sekarang ini?. Nah, Jogjakarta salah satu daerah yang saat ini memang masih mudah menemukan alat transportasi semacam becak. Beberapa transportasi tradisional jogja hingga saat ini masih eksis menemani wisatawan.

Sebab sebagai kota wisata, becak merupakan aset dan sarana prasarana yang mesti dijaga kelestarian nya. Becak akan melengkapi agenda wisata Jogja bagi pengunjung yang ingin menjajal moda transportasi tradisional. Salah satu jenis transportasi ini bahkan menjadi andalan bagi wisatawan asing yang ingin menikmati wisata berkeliling kota dan Malioboro. Kapan ya, kira-kira agenda wisata mu di Jogja bakalan terwujud?. Jika nanti ingin berkeliling kota Jogja, tidak ada salahnya untuk mencoba satu di antar 3 moda transportasi lokal yang masih ada. Hingga saat ini transportasi tradisional Jogja yang masih bisa ditemui dan dicoba oleh wisatawan di Jogja antara lain :

4 Transportasi Tradisional Jogja yang Hingga Kini Masih Ada

1. Becak

becak jogjaBecak adalah kendaraan roda 3 yang cukup menarik buat semua kalangan. Apalagi untuk pasangan baru yang menikmati paket Honeymoon Jogja. Mereka akan merasa berkesan dan menambah kenangan romantis selama trip di Jogja. Becak ini paling banyak bisa ditemui di area Malioboro dan Kraton Jogjakarta. Menjadi andalan wisatawan Jogja yang ingin berjalan-jalan santai dan mengelilingi Malioboro ke Kraton Jogja , Pasar Beringharjo dan sekitarnya. Kendaraan roda tiga ini diayuh secara tradisional dengan pedal pengayuh yang ada di belakang. Becak ini sangat flexible dan memiliki tarif yang murah dengan kenyamanan yang sebanding dengan kendaraan tradisional.

 

2. Andong

andong malioboroAndong adalah jenis kendaraan tradisonal Jogja berikutnya yang juga masih eksis untuk bisa dinikmati oleh wisatawan. AKuda sebagai sumber tenaga dengan kusir yang duduk di belakang. Tentu, pengalaman naik Andong dengan kuda ini akan berbeda dengan naik becak sebelumnya. Kendaraan  tradisional Jogj aini memiliki kapasitas muat yang jauh lebih banyak dibandingkan dengan becak.  Andong memungkinkan kita untuk berkeliling kota Jogja lebih jauh dibandingkan dengan Becak.

Andong bisa muat hingga 4 orang dan bahkan lebih. Sehingga jika nanti trip yang diambil adalah Paket Wisata Family Jogja, bisa mencoba naik andong sebagai aktifitas wisata. Berkeliling area kota dalam agenda wisata Family bisa mengunjungi beberapa destinasi antara lain Kraton Jogja, Gembiraloka Zoo dan Taman Pintar Yogyakarta.  Karena destinasi ini termasuk berada di area Jogja kota dan relatif dekat dengan Malioboro dan terakses. Jadi, kapan mau wisata ke Jogja dan mencoba naik andong ini guys?

 

3. Delman

delman pantai parangtritisAnda pasti mengira selama ini delman dan andong itu sama. Eit.. beda dong. Delman memang sama dan mirip seperti Andong. Namun perbedaan andong dan delman ini terletak pada jumlah rodanya. Andong memiliki roda empat sedangkan delman memiliki roda dua. Kalau persamaannya tentu sama-sama ditarik oleh kuda. Jika andong banyak di temui di area malioboro (kota), maka delman akan banyak di temui di Parangtritis (pantai). Delman sampai saat ini masih ekesis menemani wistawan khususnya di pantai parangtritis. Anda dapat menyewa Andong untuk menyeusuri pantai parangtritis.

 

 

4. Sepeda Onthel

sepeda onthelTau sepeda onthel? Kalau belum tau cek gambar ya. Nah sepeda ini adalah sepeda jaman dulu yang sekarang masih eksis di Jogja. Bahkan ada komunitas sepeda onthel. Ciri khas sepeda onthel ini adalah bentuknya yang kuno. Dan memiliki kerangka yang kuat, karena diproduksi dari jaman dahulu. Ada dua tipe sepeda onthel, yaitu jenis onthel laki dan onthel perempuan. Sepeda ini memiliki bobot lebih berat dari sepeda jaman sekarang. Namun meski demikian, menaiki sepeda onthel adalah gaya yang nyetrik. Oleh karenanya sepeda onthel menjadi salah satu transportasi tradisional jogja yang bisa menemani wisatawan berkeliling. Umumnya ada di desa wisata. Menaiki sepeda onthel sambil berkeliling menyusuri desa-desa dapat membuat pikiran fresh dan berasa kembali ke tempo dulu guys.

 

5. Mobil Gowes

mobil gowesMobil gowes adalah transportasi rakitan beroda empat, memiliki kemudi bundar dan  mengendarainya dengan cara dikayuh. Jika kalian ingin mencobanya silahkan datang di alaun-alun kota jogja. Mobil gowes memang disiapkan untuk dapat disewa wisatawan untuk berkeliling area alun-alun. Seru lho guys, mobil ini juga dilengkapi dengan lampu kelap-kelip dan warna warni yang bikin terlihat meriah. Di dalamnya kalian juga bisa menyalakan musik. Jadi bisa sambil karaokean deh. Liburan ke Jogja bersama sahabat/teman paling asik naik mobil gowes, cobain deh.

 

    Apa Saja Destinasi Wisata Jogja Yang Bisa Dijangkau Dengan Transportasi Tradisional ?

Wisata di Jogja yang bisa diakses dengan 3 transport lokal Jogja tersebut sangat lah banyak. Tentu destinasi ini yang berada di area kota Jogjakarta dan jaraknya sangat dekat. Mulai dari Malioboro sebagai Ikon Wisata Kota Jogjakarta hingga Kraton Jogja yang terkenal sebagai destinasi wisata budaya dan Sejarah. Obyek Wisata lainnya adalah Destinasi Taman Pintar Jogjakarta sebagai obyek wisata yang mengandung unsur pendidikan. Tempat wisata ini cocok dikunjungi oleh keluarga yang membawa serta anak-anak untuk berwisata. Ada lagi Gembiraloka Zoo, Kebun Binatang satu-satunya di Jogja yang sangat luas dan memiliki banyak koleksi Fauna untuk edukasi anak.

Selain itu, dekat dengan nol kilometer kota Jogja juga terdapat satu komplek Museum kekinian yang bisa dikunjungi. Mulai dari De Mata Eye Trick Museum, De Arca Statue Museum hingga De Walik. Destinasi ini menawarkan wisata indoor yang sangat cocok dikunjungi semua kalangan. Destinasi wisata indoor seperti ini juga pas untuk alternatif wisata di musim penghujan. Selaian itu, Selfie Park Taman Pule juga merupakan destinasi baru yang terletak satu komplek dengan De Mata Eye Trick Museum dan lainnya tadi.

Jika kalian ingin lebih banyak mengambil photo moment trip, bisa juga mengunjungi destinasi cagar budaya Warung Boto yang cocok untuk preweeding photo. Destinasi ini bisa dijangkau dengan sangat mudah hanya sekitar 10 menit saja dari Malioboro. Menarik bukan, jika kita mengambil satu hari saja acara bebas dalam agenda Paket Wisata Jogja, untuk berkeliling dengan Kendaraan tradisional. Maka, kita bisa menjelajah daerah-daerah sejarah dan heritage yang cocok untuk menambah wawasan selama di Jogja. Kotagede juga salah satu destinasi Jogja tempo dulu yang menarik untuk dikunjungi dengan transportasi tradisional Jogja seperti ini.

Wisata Kuliner Dengan Transportasi Tradisional Jogja

Jika kita berangkat dari hotel dan ingin berkeliling dengan andong, becak/ bentor salah satu aktifitas yang bisa dipilih adalah belanja. Selain belanja, wisata kuliner juga menjadi alternatif yang menggiurkan. Ada oseng Mercon yang terletak di sebelah barat Malioboro yang terkenal dengan snesasi pedasnya. Gudeg Pawon yang hanya buka di malam hari ini paling cocok tentu dengan Becak Motor pastinya atau Becak ya guys. Gudeg Wijilan yang berada dekat dengan alun-alun utara juga jangan sampai dilewatkan dengan trip Becak mu ini guys. Selamat Datang di Jogja

 
© Jogjakartour.com I Tour and Travel Terbaik Jogja