PT. EKSOTIKA INDONESIA INVESTA - TOUR ORGANIZER     (0274) 2810683        jogjakartour@gmail.com              0853-2919-6777        0878-3719-6777

Makanan Khas Gunung Kidul yang Tradisional dan Alami

Makanan Khas Gunung Kidul – Ada banyak sekali jenis makanan khas dari suatu daerah yang akhirnya menjadi ciri khas kuliner tradisional. Biasanya, jika daerah tersebut menjadi daerah tujuan wisata maka dibutuhkan makanan tertentu untuk menjadi oleh-oleh khas. Berwisata ke suatu daerah wisata akan kurang sempurna jika tidak membawa oleh-oleh yang khas. Oleh-oleh tersebut biasanya merupakan makanan tradisonal yang sudah dikemas dengan baik sehingga mudah dibawa oleh wisatawan. Tanpa oleh-oleh khas, kita masih bisa dikatakan belum lengkap dan belum benar-benar menunjukkan pernah berwisata ke daerah tersebut. Sebagai buah tangan bagi orang di rumah, oleh-oleh wisata khas akan memberikan kesan dan sarana promosi daerah tujuan wisata juga. Jogjakarta, sebagai daerah tujuan wisata ini memiliki puluhan jenis makanan khas yang bisa jadi oleh-oleh. Belum lagi jika oleh-oleh tersebut diklusterkan berdasarkan kabupaten yang ada di Jogja.

Contohnya untuk kabupaten Bantul, bagian paling selatan kota Jogjakarta ini terkenal dengan geplak dan juga peyek tumpuk nya. Lainnya daerah Kabupaten Kulon Progo, juga punya geblek yang sangat terkenal sebagai oleh-oleh khas yang wajib dicoba. Nah, kabupaten lainnya yang ada di Jogjakarta adalah Sleman di bagian utara yang memiliki salak pondoh dan berbagai bentuk olahan nya. Masih ada satu lagi kabupaten yang ada di bagian timur kota Jogjakarta yakni kabupaten GunungKidul. Selain memiliki puluhan pantai yang eksotis dengan pasir putihnya, daerah ini juga terkenal dengan belalang goreng. Emmm, belalang yang biasa hinggap di pepohonan itu, benar-benar diolah sebagai makanan atau camilan sehari-hari. Pastinya begidik ya mendengar belalang diolah, digoreng dan dikemas untuk dijadikan oleh-oleh. Well, tapi tenang saja kalau Gunung Kidul masih punya beberapa jenis oleh-oleh yang lebih bersahabat dibanding Belalang goreng. Apa saja oleh-oleh / makanan khas Gunung Kidul yang serba alami? Chek it yaa..

5 Daftar Makanan Khas Gunung Kidul yang Alami

1. Thiwul

thiwulThiwul adalah jenis makanan khas Gunungkidul yang terbuat dari tepung ketela pohon. Ketela Pohon atau singkong inilah yang banyak ditemukan di daerah Gunung Kidul yang notabene daerah kering dan pegunungan. Thiwul sebelum menjadi makanan yang siap saji, proses pembuatan nya memakan waktu cukup lama. Singkong atau Ketela pohon yang sudah dimasak dipotong-potong terlebih dahulu untuk kemudian dikeringkan. Produk ketela pohon yang sudah setengah jadi ini  disebut dengan Gaplek. Kemudian dihaluskan terlebih dahulu. Setelah menjadi tepung ini barulah nanti dimasak atau dikukus dan ditambahi dengan gula jawa halus. Rasa dari thiwul ini bisa dibilang netral alias tidak ada rasanya. Tetapi dengan menambahkan sedikit garam dan gula jawa atau bisa dicampur dengan parutan kelapa maka akan lebih enak.

Cara penyajian paling enak yakni ketika masih panas atau hangat karena gula jawa yang ditaburkan bisa langsung lumer. Thiwul merupakan makanan pokok masyarakat Gunung Kidul sebagai pengganti nasi. Jika tidak ada nasi, masyarakat Gunung Kidul sudah terbiasa mengkonsumsi makanan ini ditambah dengan sayur khas Gunung Kidul seperti lombok ijo dan tumis daun ketela. Saat ini sudah banyak ditemukan Tepung Thiwul Instan di pusat oleh-oleh. Sehingga ketika selesai mengambil agenda liburan di Jogja, kita bisa memilih tepung thiwul instan ini untuk dibawa pulang. Cara memasaknya di rumah pun sangat simple tinggal dicampur dengan air dan dikukus sebentar saja. Kandungan glukosa nya juga sangat sedikit, sehingga cocok untuk mereka yang sedang diet. Tertarik? Datanglah ke Gunung Kidul Jogjakarta.

 

2. Gathot

makanan khas gunung kidulGathot adalah makanan khas Gunung Kidul kedua setelah thiwul. Makanan khas ini terbuat dari bahan yang sama dengan thiwul yakni dari ketela pohon yang sudah diolah degan cara dikukus atau dimasak dan kemudian diiris kecil-kecil selanjutnya dikeringkan. Setelah irisan ketela ini kering, biasanya disebut dengan istilah gaplek. Gaplek ini bisa digoreng untuk jadi camilan khas tradisional yang renyah dan kering. Tetapi jika kita mengukusnya maka akan didapat hasil makanan khas berupa Gathot. Gathot ini dimasak juga dengan cara dikukus dan ditambahkan dengan parutan kelapa dan sedikit gula pasir di dalamnya. Gathot enak dimakan dalam kondisi dingin ataupun panas. Mau coba?






3. Sego Abang Lombok Ijo

sego abangSego Abang bahasa Indonesianya adalah Nasi Merah yang biasa dengan mudah ditemukan di daerah Gunung Kidul. Nasi Merah ini menjadi menu andalah yang wajib dicoba ketika sedang menikmati paket wisata Jogja. Nasi Merah atau Sego Abang biasa dipasangakan dengan tempe Bacem dan Empal, juga Sayur Lombok ijo yang pedas menggigit. Sego Abang sangat cocok untuk dinikmati selepas kita selesai mengambil trip di Cave Tubing Gua Pindul, Rafting Kalisuci maupun wisata air di Air Terjun Srigethuk. Sego Abang Lombok ijo ini bisa dinikmati dengan harga yang sangat terjangkau.

Biaya hidup dan harga makanan yang ada di Jogjakarta memang cenderung murah. Apalagi jika kita masuk ke daerah Gunung Kidul yang notabene daerah pegunungan ini, jauh lebih rendah pastinya biaya hidup nya. Jadi? Di Gunung Kidul dan Jogjakarta ini kalian bisa memborong banyak makanan dan menyicipi kuliner khas gunung kidul yang murah dan tetap enak. Jadi, siapkan diri mengambil jatah cuti untuk agenda wisata di Jogja mu nanti.

 

4. Pathilo

pathiloMakanan khas gunung kidul yang satu ini pasti kalian belum pernah dengar. Dilihat dari namanya memang kayaknya unik ya produk olahan tradisonal dari Gunung Kidul yang satu ini. Pathilo adalah jenis camilan / makanan ringan khas gunung kidul, daro olahan dari singkong yang tersedia melimpah di Jogjakarta khususnya Gunung Kidul. Pathilo diambil dari kata Pati yang berarti saripati atau ampas murni. Dan Thilo adalah ketela atau singkong yang mudah didapatkan di sana.
Pathilo adalah makanan khas yang terbuat dari tepung singkong di Gunung Kidul. Cara membuat Pathilo ini sangat mudah tentunya dan juga tradisional. Singkong yang sudah dikupas diparut atau dihaluskan terlebih dahulu. Setelahnya, diperas dan dibiarkan mengendap saripati atu pati yang ada sekitar 12 jam lamanya atau satu malam. Kemudian dari pati ini dicetak dan dikukus baru kemudian dikeringkan. Bentuk Pathilo ini mirip dengan kerupuk atau rengginang yang berbentuk bulat. Rasanya gurih pastinya karena sebelum dicetak sudah dicampur dengan bumbu terlebih dahulu.

 

5. Bakpia

Bakpia, siapa lagi yang tidak kenal dengan jenis makanan khas Jogja satu ini. Ternyata Gunung Kidul juga memilki Bakpia sebagai salah satu makanan khas yang bisa didapat di sini. Bakpia juga sangat alami dan tradisional, karena terbuat dari kacang hijau dan tepung terigu saja. Meskipun hingga saat ini varian Bakpia menjadi lebih beragam dan kreatif. Sehingga Bakpia terus mengadakan perubahan dan pengembangan sesuai dengan kebutuhan konsumen. Untuk Gunung Kidul, jenis Bakpia yang mudah dicari adalah Bakpia Kacang Ijo yang memang sudah akrab di lidah siapapun. Mau wisata ke Jogja? Jangann lupa beli Bakpianya ya, karena bakpia pathuk dapat dijadikan oleh-oleh khas wonosari.

Itu tadi pembahasan mengenai makanan khas wonosari gunung kidul. Ada yang berupa camilan, makanan ringan, jajanan sampai kuliner khas gunung kidul yang masih alami. Dan mayoritas makanan tersebut diolah secara tradisional. Mengingat masyarakatnya yang mayoritas masih hidup tradisional. Bagi Anda orang kota, ayo jadikan cobain dong jajajan khas gunung kidul ini, agar menambah wawasan citarasa nusantra.


Jogjakartour.com

 
© Jogjakartour.com I Tour and Travel Terbaik Jogja